Ariana Grande Buka Suara tentang Rumor Kesenjangan Gaji di dalam Film Wicked

JAKARTA – Ariana Grande akhirnya mengakses kata-kata mengenai rumor kesenjangan upah dalam film Wicked , adaptasi Broadway. Rumor yang mana beredar menyebutkan bahwa Ariana, yang mana memerankan Glinda, menerima bayaran berjauhan lebih tinggi tinggi dibandingkan Cynthia Erivo, yang digunakan berperan sebagai Elphaba.
Dalam wawancara terbaru dengan Variety, Ariana Grande lalu Cynthia Erivo mengkaji langkah “langka” yang mana dia ambil untuk memverifikasi kompensasi yang tersebut setara. Ariana menyatakan bahwa mereka itu secara dengan segera berdiskusi mengenai kontrak.
“Kami benar-benar berbicara satu identik lain, bertanya, ‘Berapa hitungan yang digunakan kita dapatkan? Bagaimana perasaanmu tentang itu?’ Kami sangat jujur,” kata Cynthia.
“Dan itu sangat jarang. Orang biasanya tak melakukannya,” sambungnya dilansir dari Geo TV, Mingguan (5/1/2025).

Foto/IMDb
Hal senada disampaikan Ariana. “Kami sangat berbeda, tetapi ketika kami melakukan sesuatu seperti ini bersama-sama, kebutuhannya menjadi kebutuhanku. Dan kebutuhanku menjadi kebutuhannya,” jelas Ariana.
Rumor kesenjangan pendapatan ini mencuat setelahnya Vittoria terlihat mengenakan cincin baru, yang dimaksud memicu ramalan terkait kontrak juga persyaratan yang mana diajukan masing-masing aktor.
Namun, sumber terdekat pasangan ini telah lama membantah rumor tersebut. Dipastikan bahwa kabar ini semata-mata sekadar gosip.
Terlepas dari isu tersebut, Wicked sudah mencetak sejarah sebagai adaptasi Broadway terlaris pada sejarah box office global. Kesuksesan ini tidak ada semata-mata menunjukkan daya tarik film musikal tetapi juga kemampuan Ariana Grande lalu Cynthia Erivo untuk menarik perhatian penonton dengan chemistry merek pada layar.
Diskusi terbuka antara Ariana dan juga Cynthia menjadi sorotan, mengingat isu kesenjangan upah masih menjadi permasalahan besar di bidang hiburan. Langkah transparan merek diharapkan dapat menjadi contoh bagi para aktor dan juga aktris lainnya untuk memperkuat keadilan pada kontrak kerja.






