Mars vs Bumi: Perbandingan Keunikan kemudian Misteri di dalam Dua Planet

MARS – Meskipun merupakan planet yang dingin lalu mati, Mars tetap memperlihatkan memiliki keindahan alamnya sendiri. Gambar-gambar terbaru dari Mars mengungkapkan fitur-fitur aneh serta mengerikan yang dimaksud tak akan pernah kita lihat pada Bumi.
Geyser CO2 serta Formasi Araneiform

Mars memiliki atmosfer yang tersebut tipis, dengan sebagian besar (95%) terdiri dari karbon dioksida (CO2). Saat musim dingin tiba pada Mars, CO2 membeku dan juga membentuk lapisan tebal di dalam tanah pada tempat kutub.
Saat musim semi menjelang, sinar matahari menembus lapisan CO2 beku yang digunakan transparan kemudian menghangatkan tanah di dalam bawahnya. Tanah yang mana menghangat menyebabkan CO2 beku menyublim menjadi uap yang dimaksud terkumpul di tempat bawah CO2 padat.
Akhirnya, gas yang dimaksud pergi dari melalui titik-titik lemah dalam pada es, menyebabkan letusan geyser yang menyebarkan material gelap ke permukaan beku. Geyser CO2 ini dapat menciptakan berbagai bentuk dan juga pola yang tersebut unik, termasuk:
1. Bintik-bintik gelap (dark spots): Berukuran hingga 1 km, terbentuk akibat letusan geyser CO2 yang dimaksud menyebarkan material gelap ke permukaan.
2. Formasi araneiform (spider terrain): Terlihat seperti jaring laba-laba raksasa yang mana menutupi permukaan Mars. Formasi ini terbentuk ketika gas CO2 yang dimaksud menyublim mengerosi saluran-saluran di area bawah permukaan es.
Model Keiffer
Proses yang digunakan menjelaskan bagaimana siklus CO2 menciptakan fitur-fitur ini disebut model Keiffer. Hugh Keiffer, manusia ilmuwan dari US Geological Survey, dan juga rekan-rekannya menerbitkan sebuah makalah pada tahun 2006 yang dimaksud menjelaskan model ini.
Keunikan Mars
Meskipun Bumi memiliki keindahan alam yang mana tak tertandingi, Mars mempunyai keunikan tersendiri pada hal geyser CO2 juga pola-pola alam yang digunakan diciptakannya.
“Proses-proses ini tidak ada seperti yang tersebut diamati di tempat Bumi,” kata para penulis makalahtahun2006.






