Nasional

Pengunjuk Rasa Indonesia Gelap Bubarkan Diri, Jalan Medan Merdeka Barat Mulai Dibuka

JAKARTA – Massa aksi unjuk rasa bertajuk Indonesia Gelap mulai meninggalkan kawasan Patung Kuda. Arus lalu lintas dalam Jalan Medan Merdeka Barat, Ibukota Indonesia Pusat kembali dibuka.

Bedasarkan pantauan pada lokasi, sekitar pukul 20.40 WIB, petugas Penanganan Prasarana dan juga Sarana Umum (PPSU) secara langsung bergerak membersihkan lokasi tersebut, pasca kawasan yang disebutkan ditinggalkan massa aksi. Mereka tampak menyapu sisa-sisa sampah yang dimaksud tertinggal.

Petugas kepolisian juga terlihat mulai memanaskan alat berat untuk memindah barrier beton di dalam Jalan Medan Merdeka Barat, yang mana sebelumnya digunakan untuk menghalang partisipan aksi. Saat ini para petugas masih membersihkan separator busway yang dirusak oleh partisipan aksi sebelum membuka jalan tersebut.

Sekadar informasi, Koalisi Publik Sipil kembali turun ke jalan di aksi massa yang tersebut bertajuk Indonesia Gelap. Aksi ini dimulai pukul 14.00 Waktu Indonesia Barat dengan long march dari Taman Izmail Marzuki (TIM) menuju Istana Negara sebagai titik pusat aksi.

Aksi ini merupakan bentuk perlawanan terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang mana dinilai semakin sangat dari prinsip keadilan sosial, demokrasi, kemudian kesejahteraan rakyat.

Peserta aksi menyoroti berbagai permasalahan yang tersebut mengancam hak-hak masyarakat, mulai dari pendidikan, agraria, hingga kebijakan dunia usaha serta kebijakan pemerintah yang dimaksud timpang.

Berikut ini 13 tuntutan pengunjuk rasa:

1. Ciptakan lembaga pendidikan gratis, ilmiah, kemudian demokratis. Pendidikan adalah hak fundamental setiap warga negara.

Related Articles

Back to top button
mahjong ways dan perkembangan tampilan game di tengah tren digital mbgmetode slot online terukur agar alur lebih baikobservasi mbg menelusuri mahjong ways 2 yang sering diperhatikanobservasi sistematis mbg meninjau scatter emas big bass bonanzapendekatan mbg memahami gates of olympus secara konsistenperan rupiahgg dalam mendorong literasi keuangan masyarakat