5 Tempat Makan Merugi Akibat Review Negatif Codeblu, Food Vlogger yang digunakan Diboikot

JAKARTA – Food vlogger Codeblu dikenal oleh sebab itu gaya ulasannya yang tanpa basa-basi. Dengan pendekatan yang digunakan jujur juga terkadang terkesan pedas, ia sudah mereview berbagai rumah makan juga usaha kuliner.
Gaya blak-blakannya ini sempat menyebabkan pemilik nama asli William Anderson itu disukai banyak orang, sebab dianggap membantu para penonton di menentukan restoran yang digunakan benar-benar layak dikunjungi.
Namun, di dalam balik ketenarannya, tak sedikit pemilik perniagaan kuliner yang tersebut merasa dirugikan oleh ulasannya. Beberapa di tempat antaranya mengklaim bahwa kritik yang tersebut disampaikan Codeblu terlalu berlebihan, bahkan menyerang secara personal.
Tak sedikit restoran yang dimaksud mengalami penurunan pelanggan, bahkan hampir bangkrut, akibat ulasannya yang viral. Meski mendapat berbagai pro lalu kontra, Codeblu tetap saja teguh dengan prinsipnya.
Ia menegaskan bahwa apa yang mana disampaikannya murni berdasarkan pengalaman pribadi tanpa ada maksud menjatuhkan pihak tertentu. Kritik tajamnya ini bahkan sempat membuatnya bersitegang dengan Chef Arnold, yang digunakan mengambil bagian menanggapi metode ulasannya yang mana kontroversial.
Berikut deretan restoran yang digunakan kerugian akibat review negatif Codeblu dirangkum dari berbagai sumber, Kamis (6/3/2025).
5 Warung Makan Merugi Akibat Review Negatif Codeblu
1. Warung Makan Nyak Kopsah
Pada 2023, food reviewer Codeblu mengunjungi Warung Makan Nyak Kopsah, yang digunakan dikenal dengan sajian masakan rumahan seperti udang, pecak ikan, sambal, hingga fuyunghai. Namun, alih-alih memberikan ulasan positif, Codeblu justru memberikan nilai tiga dari 10, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kualitas makanan pada tempat tersebut.
Review tajam ini pun memicu perseteruan dengan food vlogger Farida Nurhan, yang digunakan turut membela sang pemilik warung. Ketegangan semakin memanas ketika ulasan Codeblu berdampak pada reputasi Warung Nyak Kopsah.






