Dmitry Bivol Frustrasi Kejayaan Dirampok, Kecam Penilaian Juri Asal Chechnya

Tim Dmitry Bivol mengungkapkan kekecewaannya terhadap kebijakan juri pasca ia kalah bilangan bulat mutlak dari Artur Beterbiev , Hari Sabtu di malam hari di area Kingdom Arena, Arab Saudi. Sebuah hasil yang digunakan menobatkan Artur Beterbiev sebagai juara dunia kelas berat ringan yang dimaksud tak terbantahkan.
Para juri memberi nilai pertandingan ini 114-114, 115-113, serta 116-112, dengan dua dalam antaranya mengungguli Artur Beterbiev. Dalam konferensi pers setelahnya pertandingan, promotor Matchroom Boxing, Eddie Hearn, yang mewakili Dmitry Bivol (23-1, 12 KO), mengungkapkan kekecewaannya.
Ketika ditanya mengenai komentar dari eksekutif Top Rank, Carl Moretti, yang digunakan menyatakan bahwa ini adalah pertarungan yang digunakan ketat namun bukanlah sebuah perampokan, Hearn menjawabnya dengan blak-blakan. “Saya tiada melemparkan Carl Moretti ke bawah bus, beliau adalah rekan saya, beliau tahu kami mengungguli pertarungan itu,” kata Hearn.
“Saya pikir ia menang 7-5 menghadapi kami. Saya tiada mengungkapkan itu adalah perampokan, namun saya bukan mengawasi bagaimana Anda dapat memberi Artur Beterbiev enam ronde pada pertarungan itu. Saya jelas bukan mengawasi bagaimana Anda bisa saja memberinya tujuh ronde,”lanjut Hearn.
Hearn kemudian mengomentari beberapa ronde tertentu, dengan menyatakan bahwa Bivol mengendalikan sebagian besar pertarungan, meskipun Beterbiev menyelesaikan beberapa ronde dengan kuat. “Kembalilah juga saksikan laga itu. Lihatlah bagaimana ia [Bivol] menerima sarung tangan. Selalu memegang kendali.”
Pertarungan ini menyebabkan para penggemar lalu analis terpecah, dengan sejumlah yang mana menyerukan pertandingan ulang setelahnya Bivol yang tersebut berusia 33 tahun memulai dengan kuat, namun Beterbiev yang dimaksud berusia 39 tahun (21-0, 20 KO) menyelesaikan beberapa ronde dengan sangat kuat, yang dimaksud mungkin saja dapat memengaruhi para juri.
Manajer Bivol, Vadim Kornilov, mengarahkan kekecewaannya untuk juri Pawel Kardyni, yang mana memberi nilai 116-112 untuk kemenangan Beterbiev.
“Pawel Kardyni, pasca beliau kembali dari Chechnya, harus diskors,” kata Kornilov. “Itu adalah pendapat saya. Ia setiap saat tampil baik di laga-laga sebelumnya, jadi apa pun yang dimaksud terjadi pada sini, itu keterlaluan.”
Referensi Kornilov tentang Chechnya menarik perhatian, sebab Beterbiev berasal dari wilayah tersebut, walau ia pada saat ini berlatih di dalam Kanada. Ketika diminta untuk mengklarifikasi, Kornilov menegaskan bahwa ia sengaja menyampaikan Chechnya dikarenakan rasa frustrasinya terhadap penilaian juri.
“Itulah idenya,” kata Kornilov, mengklarifikasi bahwa ia tak mengacu pada negara selama Kardyni, Polandia.






