Kerjasama Kemenekraf dan juga MNC Group Perkuat Ekosistem Industri Kreatif Indonesia

JAKARTA – Kementerian Perekonomian Kreatif (Kemenekraf) bersatu PT Media Massa Nusantara Citra Tbk (MNC Group) secara resmi menyetujui secara resmi Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) pada Jumat, 24 Februari 2025, sebagai wujud komitmen nyata untuk menggerakkan peningkatan kemudian penguatan bidang kreatif pada Indonesia melalui kolaborasi strategis.
Kolaborasi ini mencakup berbagai bidang. Mulai dari produksi konten, pemasaran lalu komersialisasi dunia usaha kreatif, penyebaran informasi, hingga kurasi hasil pelaku bisnis kreatif lokal.
Dalam seremoni penandatanganan yang tersebut berlangsung di dalam Hotel Borobudur, Jakarta, kemudian bertepatan dengan peringatan tegas ulang tahun ke-51 hotel tersebut, hadir pula puluhan pelaku UMKM yang menjadi bagian dari inisiatif kolaboratif ini.
Wakil Menteri Sektor Bisnis Kreatif Irene Umar menegaskan bahwa sinergi dengan mitra seperti MNC Group, sebagai salah satu grup media terbesar pada Indonesia, merupakan langkah penting untuk memperluas eksposur juga mengupayakan para pelaku sektor ekonomi kreatif. Sekaligus membuka ruang kolaborasi lebih tinggi luas, khususnya pada hal publikasi dan juga produksi konten yang digunakan dapat menjangkau audiens yang lebih tinggi besar.
“Sinergi lalu kolaborasi dengan berbagai mitra penting untuk terus dijalankan di bisnis penguatan ekosistem kegiatan ekonomi kreatif. Dalam hal ini, PT MNC sebagai salah satu grup media terbesar pada Indonesia merupakan mitra strategis bagi kami,” kata Irene Umar di dalam Jakarta, Akhir Pekan (23/3/2025).
Irene juga menyampaikan rasa syukurnya berhadapan dengan kerja mirip ini akibat MNC dapat menjadi panggung yang memungkinkan para pejuang ekraf tampil dan juga dikenal publik.
“Atas nama Kementerian Sektor Bisnis Kreatif, kami bersyukur dapat bekerjasama dengan MNC yang mana menyediakan panggung bagi pejuang ekraf untuk menampilkan item mereka,” ujarnya.
Di sisi lain, pimpinan MNC Tbk Noersing, menjelaskan bahwa sejak MoU berjalan, implementasi kerja mirip dengan segera diwujudkan secara konkret. Salah satunya dengan menghadirkan pelaku social enterprise dari Jawa Barat di inisiatif unggulan MasterChef Indonesia, yang tersebut menjadi salah satu acara hiburan dengan rating tertinggi dalam akhir pekan.
Noersing juga mengumumkan kolaborasi ini akan terus berkembang. Termasuk di acara seperti Indonesian Idol kemudian Tabligh Akbar Ramadan MNC, dengan harapan mampu mengupayakan lebih besar berbagai talenta kreatif, pembaharuan baru, serta membuka kesempatan yang tersebut tambahan besar bagi para pelaku UMKM untuk tampil dalam media nasional, juga menyebabkan bidang kreatif Indonesia naik ke level yang mana tambahan tinggi pada masa depan.
“Kami meyakini bahwa sektor ekonomi kreatif ini adalah merupakan motor untuk pertumbuhan pada ekonomi nasional. Tindak nyata daripada MOU-nya yang disebutkan itu sudah pernah dijalankan sekian bulan yang dimaksud lalu. Ibu Wamen menghadirkan social enterprises Jawa Barat, itu tampil pada Masterchef Indonesia. Bayangkan, social enterprises UMKM tidaklah pernah membayangkan akan tampil di tempat first rated acara selama weekend nomor satu pada Masterchef Indonesia,” jelas Noersing.
“Kita harapkan tentunya kolaborasinya akan semakin besar lagi. Harapannya akan semakin berbagai talenta dan juga perubahan kreatif ke depannya untuk makin mengakibatkan dunia usaha kreatif Indonesia ini ke level yang mana tambahan tinggi lagi,” tutup Noersing.






