Hancur Kehilangan Barbie Hsu, DJ Koo Pilih Mengurung Diri Dekat Abu Istri

JAKARTA – Kepergian Barbie Hsu meninggalkan duka mendalam bagi DJ Koo. Musisi selama Korea Selatan itu dikabarkan memilih mengurung diri pada rumah, enggan berpisah dari abu sang istri yang digunakan meninggal dunia dalam Jepun pada 2 Februari 2025 akibat pneumonia akut.
Dilaporkan oleh 163, DJ Koo mengalami kesulitan menerima kenyataan bahwa Barbie Hsu telah terjadi tiada. Salah satu hal yang dimaksud membuatnya semakin terpukul adalah perbedaan pendapat terkait metode pemakaman sang istri.
Dilansir dari KBIZoom, Mulai Pekan (17/2/2025), DJ Koo sempat menolak kebijakan keluarga sang istri yang digunakan ingin melakukan tree burial, metode penguburan ramah lingkungan, kemudian memohon agar abu Barbie Hsu tetap saja berada di tempat sisinya.
Namun, setelahnya perdebatan panjang, DJ Koo akhirnya memilih menghormati tindakan keluarga pemeran Shancai itu. Sejak kembali dari Negeri Matahari Terbit dengan menghadirkan abu mendiang pada 5 Februari 2025, ia mengurung diri selama beberapa hari, larut pada kesedihannya.

Foto/KBIZoom
Keluarga dan juga teman-teman dekat pemilik nama asli Koo Jun Yup itu kerap mengunjunginya di tempat Taiwan untuk memberikan dukungan. Mereka juga mengadakan upacara peringatan serius guna mengenang bintang Meteor Garden tersebut.
Tepat pada 8 Februari 2025, musisi 55 tahun itu hadir di acara peringatan keras pribadi yang digunakan miliki makna mendalam baginya. Momen ini bertepatan dengan ulang tahun pernikahannya yang ketiga dan juga tujuh hari wafatnya artis Taiwan tersebut.
Dalam suasana penuh haru, DJ Koo terlihat tetap memperlihatkan menjaga abu istrinya sepanjang upacara hingga menghasilkan berbagai orang tak kuasa menahan air mata. Beberapa sumber mengungkapkan bahwa DJ Koo menangis tersedu pada waktu mengucapkan perpisahan terhadap sang istri, menunjukkan betapa besar cintanya untuk artis 48 tahun itu.
Sejumlah media Taiwan, termasuk ETtoday serta Osen, juga menyoroti kondisi fisik DJ Koo yang digunakan tampak sangat lemah selama upacara berlangsung. Laporan menyebutkan bahwa ia mengalami penurunan berat badan dan juga massa otot yang mana cukup signifikan, menyebabkan perasaan khawatir di tempat kalangan penggemar terkait kesehatannya.






