Jelang Pelarangan TikTok dalam AS, Donald Trump Siapkan Perjanjian Baru

BEIJING – Donald Trump mengatakan Amerika Serikat (AS) akan miliki “bentuk perjanjian” untuk mempertahankan akses ke TikTok di dalam negara tersebut.
Jika tidak ada ada kesepakatan yang tersebut dicapai, Presiden Amerika Serikat menekankan, ia kemungkinan besar akan menunda larangan terhadap aplikasi mobile video pendek yang populer tersebut.
“Saya berhak memproduksi kesepakatan dan juga memperpanjangnya apabila saya mau. Jadi, kita lihat semata apakah kesepakatan itu ada atau tidak,” kata Trump ketika menjawab pertanyaan wartawan di tempat Ruang Oval, di dalam sini, pada hari Rabu.
Pada ketika yang digunakan sama, ia berkata: “Ada banyak cara untuk membeli TikTok kemudian kami akan menemukan yang terbaik untuk negara ini.”
Presiden juga mengungkapkan China perlu “berperan” di mencapai kesepakatan mengenai program tersebut, tetapi ia menyatakan kesediaan untuk mempertimbangkan pengurangan tarif jikalau Beijing dapat menyelesaikan permasalahan TikTok.
Pada hari Selasa, media internasional melaporkan bahwa TikTok, yang tersebut dianggap sebagai sistem media sosial paling berpengaruh di tempat dunia, akan dilarang lagi mulai 4 April jikalau belum dijual ke entitas yang digunakan berbasis di dalam AS.






