Ketua Umum NPC Nusantara Senny Marbun: Jokowi Pernyataan Kawal Perkembangan Atlet Disabilitas setelahnya Tak Jadi Lagi Presiden

Jakarta – National Paralympic Committee (NPC) Indonesi melakukan konfirmasi Joko Widodo (Jokowi) masih mengawal perkembangan atlet disabilitas usai pensiun dari sikap presiden.
“Jadi kesetaraan kami dengan nondifabel telah diciptakan oleh Pak Jokowi. Sejak jadi presiden beliau yang dimaksud mensejahterakan kami,” kata Ketua Umum NPC Indonesi Senny Marbun dalam Solo, Jawa Tengah, Selasa.
Bahkan, ia sempat bertanya terhadap Presiden Jokowi terkait masa depan atlet disabilitas mendatang. “Saya tanya ke beliau, kalau pak presiden sudah ada bukan menjabat siapa yang mana akan mengawal NPC. Dia jawab ‘akan saya kawal terus’,” katanya.
Sementara itu, ia mengutarakan Peparnas ini berubah jadi bagian dari upaya NPC Indonesi untuk mencari atlet unggul untuk kemudian bisa jadi dibina berubah menjadi atlet berprestasi dalam tingkat internasional.
“Target yang digunakan saya harapkan dalam di tempat ini adalah saya mencari atlet. Kita telah dibangunkan Pak Jokowi training center seluas 10 hektar pada Karanganyar. Itu bisa jadi kami gunakan untuk mencetak atlet baru, mengganti kakak-kakaknya. Mereka akan kami bina pada sana,” katanya.
Sejauh ini ia merasa senang dengan para atlet yang mana mengikuti Peparnas. Menurut dia, para atlet mempunyai fisik yang tersebut baik juga semangat tinggi ketika bertanding.
“Saya punya harapan besar terhadap para atlet yang hadir dalam Solo. Saya punya pengharapan besar untuk dapat atlet baru di Peparnas,” katanya.
Di sisi lain, ia berharap adanya dukungan dari pemerintah tempat tiap-tiap terhadap atlet disabilitas.
“Awalnya ada 21 provinsi yang tersebut tak siap, gubernurnya tiada mau memberangkatkan atletnya oleh sebab itu bukan punya duit. Setelah itu ditelepon CdM kami agar mereka mengirimkan atlet ke Surakarta sebab ini pesta merek (atlet disabilitas),” katanya.
Oleh akibat itu, ia memohonkan agar ke depan tidak ada ada lagi anggapan pendatang catat dianggap kaum marginal. “Jangan disembunyikan, dia harus diberikan pendampingan,” katanya.
Artikel ini disadur dari Ketua Umum NPC Indonesia Senny Marbun: Jokowi Janji Kawal Perkembangan Atlet Disabilitas setelah Tak Jadi Lagi Presiden






