Otomotif

Lifter Indonesia raih empat medali Kejuaraan Bumi Remaja juga Junior

Ibukota – Kontingen angkat besi Indonesia menghentikan penampilan ke Kejuaraan Global Angkat Besi Remaja dan juga Junior 2025 (IWF World Youth and Junior Championships 2025) dengan meraih satu medali emas lalu tiga perunggu.

Dari total 11 lifter yang digunakan tampil di event yang tersebut bergulir di dalam Lima, Peru pada 30 April hingga 5 Mei, satu-satunya emas bagi Merah Putih dipersembahkan lifter kategori junior Luluk Diana Tri Wijayana yang turun di kelas 49kg putri.

Luluk tampil gemilang di dalam angkatan snatch dengan catatan terbaik 81kg yang mana mengantarnya ke podium tertinggi. Sayangnya, ia gagal mencatatkan angkatan di clean and jerk setelahnya tiga kali percobaan pada angkatan 100kg.

Tiga medali perunggu disumbang oleh lifter remaja Alyamaulida Kartika Pertiwi yang dimaksud tampil ke kelas 81kg putri. Ia merebut perunggu di angkatan snatch dengan 96kg, clean and jerk 120kg, juga total angkatan 216kg.

Alyamaulida berada pada belakang lifter Venezuela Aparicio Alfonzo Lidysmar Del Valle yang mana meraih emas dengan total angkatan 230kg (103kg snatch, 127kg clean and jerk) juga Xue Li selama China yang digunakan merebut perak dengan 229kg (104kg snatch, 125kg clean and jerk)

Berikut hasil lengkap delegasi Tanah Air di dalam Kejuaraan Bumi Angkat Besi Remaja serta Junior 2025:

Kategori Junior
45kg Putri

  • Tita Nurcahya Melyani
    • Snatch: 65kg (peringkat 11)
    • Clean and jerk: 82kg (peringkat 8)
    • Total angkatan: 147kg (peringkat 10)

49kg Putri

  • Luluk Diana Tri Wijayana
    • Snatch: 81kg (peringkat 1)
    • Clean and jerk: gagal
    • Total angkatan: tiada tercatat

59kg Putri

  • Sarah
    • Snatch: 90kg (peringkat 5)
    • Clean and jerk: 110kg (peringkat 6)
    • Total angkatan: 200kg (peringkat 4)

67kg Putra

  • Yuda Permana
    • Snatch: 130kg (peringkat 14)
    • Clean and jerk: tak tercatat
    • Total angkatan: bukan tercatat

81kg Putra

  • Raihan Adesta Putra Perdana
    • Snatch: 135kg (peringkat 13)
    • Clean and jerk: 167kg (peringkat 12)
    • Total angkatan: 302kg (peringkat 11)

Kategori Remaja
49kg Putra

  • Alvin Saputra
    • Snatch: 81kg (peringkat 6)
    • Clean and jerk: 106kg (peringkat 6)
    • Total angkatan: 187kg (peringkat 5)

55kg Putra

  • Kevin Andrian Ramadhan
    • Snatch: 101kg (peringkat 6)
    • Clean and jerk: 122kg (peringkat 6)
    • Total angkatan: 223kg (peringkat 6)
  • Muhammad Rojal Abdillah
    • Snatch: 98kg (peringkat 9)
    • Clean and jerk: 121kg (peringkat 8)
    • Total angkatan: 219kg (peringkat 9)

61kg Putra

  • Leonard Imanuel Aipassa Suabey
    • Snatch: 107kg (peringkat 8)
    • Clean and jerk: 131kg (peringkat 8)
    • Total angkatan: 238kg (peringkat 7)

73kg Putra

  • Muhammad Angga
    • Snatch: 106kg (peringkat 11)
    • Clean and jerk: tak tercatat
    • Total angkatan: tidaklah tercatat

81kg Putri

  • Alyamaulida Kartika Pertiwi
    • Snatch: 96kg (peringkat 3)
    • Clean and jerk: 120kg (peringkat 3)
    • Total angkatan: 216kg (peringkat 3)

Artikel ini disadur dari Lifter Indonesia raih empat medali Kejuaraan Dunia Remaja dan Junior

Related Articles

Back to top button
habanero menghadirkan fitur fleksibel dengan efek dramatispelajari rumus dan strategi mahjong ways dari admin mimin kpkggbosgg mengulas cara mengamati perubahan pola pada mahjong wayskajian hermeneutis mbg menganalisis kejutan jackpot liar wild west goldgates of olympus dalam pembahasan mbg melalui pengujian rutin dan logismahjong ways mengulas perubahan pola permainan yang diamati komunitas mbgstarlight princess kajian komprehensif terhadap pola perilaku pemain untuk pengambilan keputusan yang lebih bijakbosgg meninjau pola mahjong ways 2 melalui catatan statistik permainanharga minyak menjadi perspektif bonanza gold dalam kajian data terbarumahjong ways dan alasan temanya masih dikenal komunitas digital mbgsisi lain mahjong ways 2 ulasan eksklusif bersama mbgpenelitian aksiologis mbg menganalisis peluang ganda gates of olympus