Klakson Bukan Mainan! Pahami Etika Penggunaannya atau Kena Sanksi

JAKARTA – Klakson memang sebenarnya dirancang sebagai alat komunikasi antar pengendara di dalam jalan raya. Namun, penggunaannya seringkali disalahgunakan, menyebabkan kebisingan, serta bahkan memicu konflik.
Penting untuk diingat bahwa ada etika juga aturan yang dimaksud mengatur pengaplikasian klakson. Melanggarnya sanggup berujung pada sanksi.
Aturan Pemakaian Klakson pada Indonesia
Peraturan eksekutif nomor 43 tahun 1993 tentang Prasarana kemudian Lalu Lintas Jalan mengatur penyelenggaraan klakson pada Pasal 71 ayat 1 dan juga 2:
1). Klakson belaka boleh digunakan jika:
– Diperlukan untuk keselamatan lalu lintas.
– Melewati kendaraan bermotor lainnya.
2). Klakson dilarang digunakan:
Di tempat-tempat tertentu yang tersebut dinyatakan dengan rambu-rambu (misalnya, dalam dekat rumah sakit).
Jika pendapat klakson tidak ada sesuai dengan persyaratan teknis serta laik jalan kendaraan bermotor (misalnya, klakson modifikasi yang dimaksud terlalu keras).
Etika Pengaplikasian Klakson yang Perlu Dipahami
Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati (WMS) mengingatkan para pengendara sepeda gowes motor untuk terus-menerus mengutamakan etika pada menggunakan klakson:
– Jangan membunyikan klakson pada waktu macet: Membunyikan klakson pada berada dalam kemacetan hanya sekali akan menambah kebisingan dan juga meningkatkan stres bagi semua pengendara.
– Jangan menekan klakson berkali-kali: Membunyikan klakson secara berlebihan serta berkepanjangan dapat memicu kemarahan pengendara lain. Cukup bunyikan klakson maksimal dua kali dengan durasi pendek.
– Jangan membunyikan klakson ketika lampu baru berubah hijau: Bersabarlah juga tunggu kendaraan di dalam depan bergerak terlebih dahulu.
– Jangan membunyikan klakson dalam dekat rumah sakit: Suara klakson dapat mengganggu pasien lalu bahkan membahayakan kebugaran mereka.
“Klakson kemungkinan besar masih dianggap sepele, tapi di tempat kondisi tertentu membunyikan klakson dapat mengakibatkan permasalahan pada jalan raya. Terlebih lagi berbagai pengendara yang tersebut memodifikasi klaksonnya, jadi etika di menggunakan klakson di area era pada waktu ini sangat penting,” beber Agus Sani, Safety Riding PromotionPTWMS.






