IHSG Dibuka Hijau ke 7.501, Analis Prediksi Masih Bisa Rebound

JAKARTA – Skala Harga Saham Gabungan ( IHSG ) dibuka menguat ke level 7.501 pada Kamis (10/10). Semenit berjalan, indeks masih bertahan hijau 0,08 persen ke 7.507. Total 61 saham menguat, 44 melemah, lalu 836 lainnya stagnan. Angka operasi awal menyentuh Rp98,93 miliar, dari besar 83,15 jt saham.
LQ45 naik 0,03 persen ke 931,41, JII meningkat pesat 0,17 persen ke 519,90, IDX30 meningkat 0,06 persen ke 479,80, serta MNC36 naik dengan cepat 0,06 persen ke 365,52. Sebagian besar sektor indeks berada di tempat zona hijau dengan kenaikan pada bawah 1 persen. Sementara sektor yang mana turun hanya saja transportasi kemudian industri.
Tiga saham yang digunakan menjadi pemimpin top gainers antara lain PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) naik 11,34 persen ke Rp550, PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO) menguat 8,79 persen ke Rp198, kemudian PT Natura City Developments Tbk (CITY) naik dengan cepat 7,61 persen ke Rp99.
Sedangkan tiga top losersnya mencakup PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI) turun 9,82 persen ke Rp505, PT Harga Djaya Karya Tbk (MEJA) merosot 9,41 persen di tempat Rp183, serta PT Manggung Polahraya Tbk (MANG) anjlok 8,04 persen ke Rp103.
Phintraco Sekuritas memproyeksikan IHSG masih berpeluang rebound ke 7.550. Secara teknikal Stochastic RSI serta MACD dinilai cenderung bergerak di positive slope.
“Dengan demikian, IHSG diyakini mempertahankan fase konsolidasinya untuk beberapa waktu ke depan dengan resistance ke 7.600,” tulis riset tersebut.
Secara fundamental lingkungan ekonomi dinilai mengamati risiko fluktuasi harga jual komoditas energi seiring eskalasi konflik geopolitik di tempat Timur Tengah. “Lonjakan biaya komoditas energi tak menguntungkan bagi bank-bank sentral yang dimaksud mengharapkan berlanjutnya tren penurunan inflasi,” terangnya.






