Rembuk Pemuda Optimistis Mentan Amran Mampu Wujudkan Swamsembada Pangan

JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman baru-baru ini mendapat apresiasi dari Rembuk Pemuda berhadapan dengan pencapaiannya mengembangkan sektor pertanian di tempat Indonesia. Setelah menjabat sebagai mentan dari 2014 hingga 2019, ia terpilih kembali pada akhir Oktober 2023.
Kurang dari satu tahun menjabat, Amran sudah pernah meluncurkan berbagai kebijakan strategis yang digunakan memberikan dampak signifikan. Misalnya, terdapat penambahan luas area tanam, langkah cepat di menangani kekeringan melalui pengaplikasian pompa, dan juga optimalisasi lahan rawa yang dimaksud memberikan sumbangan besar terhadap peningkatan produksi padi.
Selain itu, pada Hari Minggu (6/10/2024) lalu, Kementerian Pertanian , melalui BPPSDMP, sudah pernah memberikan bantuan untuk lulusan pertanian lalu petani milenial untuk mengembangkan pertanian modern di tempat Kecamatan Dadahup, Wilayah Kapuas, Kalimantan Tengah.
Founder Rembuk Pemuda Aidil Pananrang optimistis peluncuran Amran Sulaiman sebagai mentan akan membantu Indonesia pada mewujudkan swamsembada pangan . Hal ini sesuai dengan visi dan juga gagasan yang dicanangkan Presiden terpilih Prabowo Subianto pada pemerintahannya.
“Bahkan dalam akhir masa jabatannya, kita bisa saja lihat bagaimana Pak Amran ini terus mengebut pemberdayaan petani milenial pada berbagai wilayah strategis untuk mewujudkan hal visi dari Pasangan Prabowo-Gibran khususnya di area bidang Pertanian,” katanya dalam Jakarta, Rabu (16/10/2024).
Ia menuturkan, pada waktu ini Amran Sulaiman sedang fokus mentransformasikan sistem pertanian konvensional ke pertanian modern yang digunakan memanfaatkan teknologi lalu mekanisasi di area bidang pertanian. Diharapkan capaian-capaian ini mampu terus dilanjutkan Amran apabila kembali diamanahkan sebagai mentan di area periode selanjutnya.
“Saat saya mengikuti beberapa rencana beliau, khususnya di area Sulawesi Selatan pada 10-11 Oktober 2023 lalu. Kami mengawasi sendiri bagaimana Pak Amran ini sangat optimistis apabila kita dengan kekayaan sumber daya alam yang mana kaya, tentu bisa saja menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia,” ucapnya.
Aidil berpendapat dengan rekam jejak yang mana dimilikinya, Amran Sulaiman dapat melanjutkan program-program yang digunakan telah terjadi ada di area Kementerian Pertanian. Oleh sebab itu, Aidil yakin pada cabinet Prabowo-Gibran mendatang, Amran Sulaiman akan terpilih kembali sebagai mentan.
Hal senada diungkapkan Rayhan Ibrahim Mantiri. Ia merupakan salah satu pemuda yang pada waktu ini mengikuti kegiatan Petani Milenial dari Kementan.
Menurutnya, Amran Sulaiman merupakan sosok yang digunakan selalu melibatkan prospek anak muda dibidang pertanian. Hal yang dimaksud terlihat ketika Amran mengundang para pemuda yang dimaksud berminat untuk bertani untuk mengambil bagian mewujudkan swamsembada pangan bagi Indonesia.
“Kami perwakilan dari rembuk pemuda nasional yang mana di tempat ikuti oleh 10 orang perwakilan turut mengupayakan juga mengapresiasi kegiatan yang mana dicanangkan oleh Pak Amran. Saya selaku koordinator Rembuk Pemuda Tani, sangat mengapresiasi inisiatif Kementan tentang swasembada pangan serta berharap kegiatan ini akan diteruskan dimasa pemerintahan Pak Prabowo, untuk menjadi ketahanan pangan di area indonesia maupun dunia,” ujarnya.
Ditetahui, Amran Sulaiman merupakan salah satu sosok yang diundang Prabowo ke kediamannya di area Kertanegara, Jakarta, Mulai Pekan (14/10/2024) lalu juga mengikuti pembekalan calon menteri di dalam Hambalang. Usai dipanggil pada Kertanegara, Amran mengungkapkan Prabowo memintanya untuk memberikan dukungan pada sektor pertanian kemudian pangan bagi pemerintahan yang akan datang. “Diskusinya sekitar pertanian bidang kami,” ungkapnya terhadap wartawan.
Ia menekankan pembicaraannya dengan Prabowo tambahan terfokus pada isu pertanian kemudian upaya mencapai swasembada pangan. “Diskusi mengenai pertanian aja. Fokus mengenai swasembada. Kita harus mandiri pangan, kita harus memenuhi permintaan pangan di negeri,” tandasnya.






