Lifestyle

Saham Jungkook BTS Senilai Rp95 Miliar Dicuri ketika Wamil, Pelaku Diduga Orang Dalam

JAKARTA – Saham Jungkook BTS senilai USD5,76 jt atau Rp95 miliar dilaporkan dicuri pada waktu sang idol menjalani wajib militer atau wamil, pada persoalan hukum pencurian identitas yang dimaksud mengejutkan publik. Pelaku diketahui membuka account berhadapan dengan nama Jungkook dan juga jual sebagian saham HYBE tanpa izin.

Insiden ini menjadi sorotan tajam tak hanya saja oleh sebab itu melibatkan Jungkook BTS , tetapi juga lantaran metode yang digunakan digunakan menunjukkan adanya pemanfaatan celah yang dimaksud sangat sensitif, yakni masa wajib militer yang digunakan sedang dijalani oleh idol K-Pop untuk melancarkan aksi pencurian identitas juga perampasan aset pribadi secara sistematis.

Menurut laporan hasil penyelidikan mendalam dari Biz Korea, terungkap bahwa pada 6 Januari 2024, tepat ketika Jungkook sedang menjalani pelatihan dasar militer sebagai bagian dari tugas wajib negaranya, pelaku dengan cara yang dimaksud belum terungkap secara rinci telah terjadi membuka tiga account menghadapi nama Jungkook tanpa seizin dan juga sepengetahuannya.

Rekening-rekening ini kemudian digunakan untuk memindahkan sebanyak 33.500 saham HYBE yang digunakan sah dimiliki oleh anggota termuda BTS itu. Dari jumlah total tersebut, sebanyak 33.000 saham semata-mata dipindahkan ke account palsu yang digunakan masih berhadapan dengan nama dirinya, sedangkan 500 saham lainnya benar-benar dijual untuk pihak ketiga yang digunakan bukan miliki hubungan resmi dengan pemilik aslinya.

Saham Jungkook BTS Senilai Rp95 Miliar Dicuri ketika Wamil, Pelaku Diduga Orang Dalam

Foto/Koreaboo

Dilansir dari Koreaboo, Hari Minggu (23/3/2025), berdasarkan nilai penutupan saham HYBE per tanggal 5 Januari 2024, jumlah total keseluruhan saham yang disebutkan diperkirakan bernilai sekitar Rp95 miliar. Skor 500 saham yang dimaksud dijual secara ilegal untuk pihak ketiga diperkirakan mencapai USD86 ribu atau Rp1,4 miliar.

Menyadari bahwa sudah pernah terjadi proses yang dimaksud tiada sah melawan nama dirinya, pelantun Standing Next to You ini, melalui kuasa hukumnya, segera mengambil langkah hukum dengan mengajukan gugatan perdata pada Maret 2024 demi mendapatkan kembali saham-saham yang dimaksud telah terjadi jatuh ke tangan pihak luar tanpa proses hukum yang mana sah.

Hasil gugatan yang disebutkan disampaikan pada Februari 2025, di area mana Pengadilan Distrik Barat Seoul memutuskan dengan tegas bahwa tidaklah terdapat perjanjian pengalihan saham yang dimaksud sah, serta menyatakan secara resmi bahwa pemilik nama asli Jeon Jungkook itu adalah korban dari aksi pencurian identitas.

“Tidak ada perjanjian pengalihan saham yang dimaksud sah, juga Jungkook hanyalah korban pencurian identitas,” kata Pengadilan Distrik Barat Seoul.

Related Articles

Back to top button
racikan mbg menelusuri gates of olympus dengan metode analitisriset empiris mbg membahas hujan emas lucky neko yang meledakpgsoft menyajikan animasi kreatif dengan tampilan futuristik modernperkembangan aplikasi lokal yang diapresiasi rupiahggmahjong ways dan peran animasi dalam meningkatkan pengalaman visual mbgkajian mahjong ways 2 mengenai harga minyak melalui data terukur terkiniwild bandito evaluasi sistem multi payout kaskade wb6strategi slot online analitik berbasis ritme lebih stabilpola terbaru mahjong ways 2 yang lagi gacor di bosggpendekatan mbg mengamati wild bandito secara objektif dan terukurterungkap pola gacor mahjong wins 2 hari ini dari user setia kpkggsuper scatter menghadirkan efek cepat instan dengan sensasi berbedasuper scatter menghadirkan kejutan instan dengan efek cepat responsifstrategi pemain bosgg tembus jp wahjong ways 2 dengan modal tipissuper scatter sajikan bonus ultra 70 mode dengan mekanisme baruriset integral mbg menilai scatter emas the dog house yang liarkarhutla dan sweet bonanza dikaji lewat pendekatan teknis yang terarahperkembangan startup lokal dalam catatan rupiahgg