Nasional

Inilah 2 Sosok Jenderal yang tersebut Diperintahkan Kapolri usut Polisi Tembak Polisi di dalam Sumbar

JAKARTA – Terdapat dua jenderal yang mana diperintahkan Kapolri untuk usut tindakan hukum polisi tembak polisi di dalam Polres Solok Selatan, Sumatera Barat. Ini adalah diadakan untuk mengawasi kinerja Kepolisian dalam kawasan tersebut.

Kadiv Humas Polri, Irjen Sandi Nugroho mengungkapkan jikalau Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit sudah pernah memerintahkan Kadiv Propam juga Irwasum untuk turun ke Sumbar di langkah mengecek lalu mengasistensi semua kegiatan kepolisian yang digunakan dilaksanakan oleh Polres maupun dari Polda.

!

Sebelumnya, telah lama terjadi perkara polisi tembak polisi yang tersebut menyeret nama AKP Dadang Iskandar. Dari perkara ini Kasatreskrim Polres Selatan AKP Ryanto Ulil Anshar menjadi korban.

Irjen Sandi juga menegaskan apabila persoalan hukum polisi tembak polisi ini akan diusut secara tuntas, terlebih permasalahan ini sudah ada menarik perhatian Kapolri.

2 Sosok Jenderal yang digunakan Diutus Kapolri usut Polisi Tembak Polisi

1. Irjen Pol. Dedi Prasetyo

Irjen Pol. Dedi Prasetyo yang baru semata mendapat tugas baru sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri pada 11 November 2024, akan diturunkan di tindakan hukum polisi tembak polisi ini.

Pati Polri kelahiran 26 Juli 1968 itu berasal dari Magetan, Jawa Timur. Sebelum mengemban tugas sebagai Irwasum, ia sempat menjabat sebagai Asisten SDM Kapolri sejak tahun 2023.

Lulusan Akpol 1990 ini juga pernah mengemban tugas sebagai Kapolda Kalimantan Tengah di area tahun 2020, Kadiv Humas Polri pada 2021, lalu merupakan Guru Besar PTIK STIK penyandang penghargaan Profesor.

2. Irjen Pol. Abdul Karim

Jenderal yang mana diutus Kapolri untuk usut tindakan hukum polisi tembak polisi selanjutnya adalah Irjen Abdul Karim yang dimaksud menjabat sebagai Kepala Divisi Propam Polri sejak 26 Juni 2024.

Abdul Karim lahir pada 28 Februari 1974, di dalam Surabaya, Jawa Timur. Sebelum menjabat Kadiv Propam, ia sempat menjalankan amanah sebagai Kapolda Banten dalam tahun 2023.

Lulusan Akpol 1995 ini juga sempat jalankan tugas jadi Wadirtipidkor Bareskrim Polri tahun 2020, Wadirtipidter Bareskrim Polri juga Karokorwas PPNS Bareskrim Polri di tempat 2021.

Itulah dua jenderal yang digunakan diutus Kapolri untuk usut perkara polisi tembak polisi di dalam Sumatera Barat. Dimana keduanya memang sebenarnya mempunyai wewenang untuk menindak indisipliner yang digunakan ada pada tubuh Polri.

Related Articles

Back to top button
racikan mbg menelusuri gates of olympus dengan metode analitisriset empiris mbg membahas hujan emas lucky neko yang meledakpgsoft menyajikan animasi kreatif dengan tampilan futuristik modernperkembangan aplikasi lokal yang diapresiasi rupiahggmahjong ways dan peran animasi dalam meningkatkan pengalaman visual mbgkajian mahjong ways 2 mengenai harga minyak melalui data terukur terkiniwild bandito evaluasi sistem multi payout kaskade wb6strategi slot online analitik berbasis ritme lebih stabilpola terbaru mahjong ways 2 yang lagi gacor di bosggpendekatan mbg mengamati wild bandito secara objektif dan terukurterungkap pola gacor mahjong wins 2 hari ini dari user setia kpkggsuper scatter menghadirkan efek cepat instan dengan sensasi berbedasuper scatter menghadirkan kejutan instan dengan efek cepat responsifstrategi pemain bosgg tembus jp wahjong ways 2 dengan modal tipissuper scatter sajikan bonus ultra 70 mode dengan mekanisme baruriset integral mbg menilai scatter emas the dog house yang liarkarhutla dan sweet bonanza dikaji lewat pendekatan teknis yang terarahperkembangan startup lokal dalam catatan rupiahgg