Biaya Pajak BYD M6, Jauh Lebih Murah dari Mobil Berbahan Bakar Minyak

JAKARTA – Biaya Pajak BYD M6 ini perlu diketahui oleh setiap orang yang dimaksud tertarik untuk membeli mobil listrik yang dimaksud diperkenalkan oleh BYD Motor Indonesia tersebut.
Mengingat BYD M6 merupakan kendaraan multi-purpose vehicle (MPV) listrik pertama yang dijual pada Indonesia, menyebabkan sejumlah orang secara langsung melirik mobil yang dimaksud punya tiga pilihan varian seater itu.
Tiga varian seater yang ditawarkan BYD M6 ini diantaranya, Standard 7 Seater seharga Mata Uang Rupiah 379 juta, Superior 7 Seater seharga Simbol Rupiah 419 juta, kemudian Superior 6 Seater yang dimaksud punya biaya Simbol Rupiah 429 juta.
Selain merupakan MPV listrik pertama, mobil ini juga miliki penampilan elegan yang dimaksud dilengkapi dengan lampu LED headlights.
Baterai yang digunakan digunakan mulai dari 55.4 kWh dengan jarak tempuh hingga 420 km, hingga 71.8 kWh yang tersebut punya jarak tempuh hingga 530 km.
Sebelum membeli BYD M6, alangkah baiknya jikalau konsumen mengetahui terlebih dahulu berapa biaya pajak yang digunakan harus dikeluarkan setiap tahunnya.
Biaya Pajak BYD M6
Salah satu keunggulan utama dari mempunyai BYD M6 adalah insentif pajak yang mana diberikan oleh pemerintah Indonesia.
Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 6 Tahun 2023, kendaraan listrik berbasis elemen penyimpan daya dalam Indonesia dibebaskan dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) lalu Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).
Berikut adalah rincian pajak tahunan BYD M6 di tempat tahun pertama:
– PKB: Rupiah 0
– BBNKB: Mata Uang Rupiah 0
– SWDKLLJ: Rupiah 143.000
– Penerbitan STNK: Mata Uang Rupiah 200.000
– Penerbitan TNKB: Simbol Rupiah 100.000
– Total: Simbol Rupiah 443.000
Pada tahun pertama, pemilik hanya sekali perlu membayar Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), penerbitan STNK, lalu Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).






