Modifikasi Mazda Level Dewa? AutoExe Pamer Jurus Sakti dalam Tokyo Auto Salon 2025

TOKYO – AutoExe, tuning house dengan syarat Negeri Sakura yang terkenal dengan keahliannya di “menyulap” mobil-mobil Mazda, mengambil bagian hadir di area Tokyo Auto Salon 2025 yang mana berlangsung pada 10-12 Januari 2025 silam.
Konsep booth AutoExe sendiri sederhana. Tapi, dua mobil demo yang mana dipamerkan terbilang menggoda. Yakni Mazda CX-80 dan juga Mazda MX-5 Roadster.
Mazda CX-80 mendapatkan styling kit lengkap. Tampilannya terlihat sporty dengan pegas rendah, knalpot 4 barel, handle pintu, juga beberapa aksesoris lainnya.
Sementara itu, Mazda MX-5 Roadster juga mendapatkan sejumlah penyegaran baik dalam interior maupun eksterior. Mulai dari roda kemudi, shift knob, hingga kursi bucket warna abu-abu muda yang tersebut memproduksi mobil terlihat sporty lalu elegan.
Memang, 2 mobil racikan AutoExe dalam Tokyo Auto Salon 2025 itu sebanding sekali tiada menonjol. Bahkan, SINDONews harus memperhatikan dengan detil, bagian mana hanya yang mana telah diganti. Ternyata, itu yang dimaksud malah jadi kekuatan dari AutoExe.
Seperti yang tersebut disampaikan oleh Yuichiro Ohtomi, Executive Managing Director AutoExe Inc, menyampaikan bahwa sebagai tuning house, AutoExe bukan sekadar mengejar angka-angka semata. Tapi juga “sensasi berkendara baru” yang digunakan bikin “ketagihan”.
Tidak seperti produsen tuning lain yang mana biasanya fokus pada komponen tertentu seperti knalpot atau suspensi, AutoExe mengembangkan paket tuning komprehensif untuk setiap model kendaraan. Hal ini memverifikasi keseimbangan sempurna antara performa, handling, serta estetika.
“Tujuan modifikasi AutoExe adalah menyelaraskan ‘kesenangan berkendara’ dan juga ‘kenyamanan’ pada tingkat yang dimaksud tinggi,” kata Ohtomi. Hal ini ternyata sesuai dengan konsumen pengguna Mazda yang mana memang benar tak ingin terlihat berlebihan.
Filosofi “Kansei” Tuning

CEO AutoExe Yojiro Terada, mantan atlet sepeda LeMans24 di dalam 1991 yang mana fokus pada filosofi Kansei tuning. Foto: Sindonews/Danang Arradian
Kepada SINDONews, Ohtomi mengungkapkan bahwa AutoExe punya filosofi unik yang disebut “Kansei “ tuning. Apa itu? Ternyata, dia tidak ada cuma fokus pada angka-angka performa, tapi juga pada “rasa” dan juga “pengalaman” berkendara yang dimaksud didapat melalui panca indra.
Filosofi yang disebutkan terinspirasi dari pengalaman AutoExe di dalam kompetisi balap endurance 24 Hours of Le Mans, pada mana perusahaan mempelajari bagaimana performa mobil diuji pada kondisi ekstrem.






