Harapan Iffa Rosita Komisioner KPU yang dimaksud Menggantikan Hasyim Asy’ari

Jakarta – Pada Selasa, 5 November 2024, Presiden Prabowo Subianto melantik Iffa Rosita sebagai Komisioner KPU periode 2022-2027 di tempat Istana Negara, Jakarta. Iffa akan menggantikan Komisioner KPU sebelumnya, Hasyim Asy’ari, yang digunakan dipecat lantaran pelanggaran etik. Pelantikan Iffa ini dilaksanakan melalui Keppres pengangkatan anggota KPU Nomor 108/P 2024.
“Bahwa saya di menjalankan tugas kemudian wewenang akan bekerja dengan sungguh-sungguh, jujur, adil lalu cermat, demi suksesnya pemilihan umum anggota DPR, kepala daerah, presiden juga delegasi presiden. Tegaknya demokrasi juga keadilan, dan juga mengutamakan kepentingan NKRI,” kata Iffa Rosita mengikuti sumpah yang dimaksud dibacakan Prabowo, pada 5 November 2024.
Iffa diangkat menjadi Komisioner KPU pergantian antar waktu (PAW). Pelantikan Iffa sebagai Komisioner KPU ini menyusul penetapannya oleh DPR di sidang Paripurna DPR, pada Selasa, 10 September 2024 lalu. Menurut Ketua Komisi bidang Pemerintahan DPR, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, pelantikan Iffa diadakan sesuai dengan mekanisme yang dimaksud berlaku. Pelantikan Iffa dilaksanakan sebagai bagian dari upaya meyakinkan kelengkapan anggota KPU pada menjalankan tugas-tugasnya, teristimewa mendekati persiapan pemilihan raya lalu Pilkada.
Setelah pelantikan sebagai Komisioner KPU, Iffa mengungkapkan, niatnya untuk berdiskusi dengan para komisioner lain. Diskusi ini bertujuan untuk mempersiapkan program-program KPU mendatang. Sebab, ia menyadari posisinya sebagai pendatang baru dalam KPU RI. meskipun pendatang baru, ia miliki fokus perhatian pada persiapan pemilihan kepala daerah 2024. Akibatnya, ia mengaku perlu bimbingan dari para komisioner yang lebih tinggi senior untuk detail teknis penerapannya.
Sebelum menjadi Komisioner KPU, Iffa memiliki pengalaman berkarier dalam KPU Kalimantan Timur yang mana membekali pengetahuan serta wawasan luas. Namun, pada waktu itu, ia mempunyai beban kerja semata-mata sebatas wilayah Kalimantan Timur. Saat ini, ia harus melakukan koordinasi dengan 38 provinsi di dalam Indonesia sehingga tambahan berat beban kerjanya.
“Kalau sebelumnya beban kerja saya hanya saja dalam wilayah Kalimantan Timur, maka ketika dilantik menjadi anggota KPU, beban kerjanya sudah ada semakin luas harus mengkoordinir 38 provinsi bersatu teman-teman KPU RI yang lainnya,” ujarnya, seperti diberitakan Antara.
Menurut kpu.go.id, Iffa menyampaikan, pentingnya penguatan kolektif kolegial dengan komposisi yang lengkap sehingga mitigasi permasalahan hukum di dalam pemilihan kepala daerah 2024 diharapkan dapat diselesaikan bersama.
“Harapan kami, dengan formasi lengkap ini pemilihan kepala daerah 2024 dapat berjalan baik, sukses, lancar, serta kondusif, dan juga KPU dapat menuntaskan masa jabatan dengan husnul khotimah,” ujar Iffa.
Meskipun pendatang baru, Iffa Rosita dikenal sebagai sosok yang miliki dedikasi tinggi terhadap dunia kebijakan pemerintah serta pemilu. Bahkan, ia dikenal sebagai sosok yang mana cermat kemudian berazam pada menjalankan tanggung jawabnya, teristimewa pada konteks Pemilu. Pada dunia kepemiluan, ia memulai kariernya dari tingkat paling dasar. Pada 2012-2014, ia menjadi pelopor pada tingkat kecamatan. Lalu, pada periode 2014-2019, ia menjabat sebagai anggota KPU Pusat Kota Bontang, sebelum akhirnya menjadi anggota KPU Kalimantan Timur periode 2019-2024.
RACHEL FARAHDIBA R | DANIEL A. FAJRI






