Sinopsis One on One Bersama Wihaji, Menteri Kependudukan serta Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN: Jalan Ninja Atasi Stunting

JAKARTA – Sudah satu bulan lebih besar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dijalankan. Tidak cuma di dalam sekolah-sekolah, MBG juga dibagikan terhadap ibu hamil, menyusui kemudian juga balita. Sama seperti MBG pada sekolah, MBG untuk ibu hamil, menyusui lalu balita juga belum diselenggarakan di tempat semua daerah.
Menteri Kependudukan dan juga Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji mengakui, pelaksanaan MBG bagi ibu hamil, menyusui kemudian balita masih terbatas di dalam beberapa area uji coba. Itupun juga baru sekali seminggu diberikan. Kendala kemudian tantangan juga masih ditemui di tempat lapangan. Mulai dari pencocokan data, hingga kurangnya sumber daya manusia. Oleh sebab itu Wihaji berjanji akan terus mengevaluasi penyelenggaraan MBG khusus untuk ibu hamil, menyusui dan juga balita, demi penurunan bilangan stunting.
Wihaji mengatakan, pada waktu ini masih ada 8,6 jt keluarga yang digunakan berisiko stunting. Di samping MBG, ada beberapa upaya pencegahan serta penurunan bilangan bulat stunting yang dimaksud dilakukan. Antara lain penyediaan air bersih, penyediaan sanitasi juga juga Aksi Orang Tua Asuh.
Lebih jauh, Wihaji juga menyinggung perihal sosialisasi Siap Nikah Siap Hamil, sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas keluarga Indonesia, pernikahan dini, hingga pembatasan media sosial bagi anak-anak.
Ikuti perbincangan lengkap Menteri Kependudukan serta Pembangunan Keluarga, Wihaji, sama-sama Host Diandra Mughni, pada kegiatan One on One, Jumat, 14 Februari 2025, hanya sekali di dalam SindonewsTV.






