Jonatan Christie vs Kunlavut Vitidsarn: Head-to-Head Menguntungkan Jojo, Siapa yang dimaksud Diterima ke Semifinal?

Head to head Jonatan Christie vs Kunlavut Vitidsarn kelihatannya menarik untuk diulas. Pasalnya, kedua pebulu tangkis top dunia itu akan bertemu pada laga terakhir penyisihan Grup B BWF World Tour Finals 2024 di dalam Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium, Hari Jumat (13/12/2024).
Ini merupakan laga penentuan untuk menentukan tiket semifinal BWF World Tour Finals 2024. Saat ini Jonatan juga Kunlavut Vitidsarn sama-sama mengoleksi satu poin.
Yang membedakannya adalah skor yang digunakan diraih Jonatan juga Kunlavut Vitidsarn. Jojo sapaan akrabnya sudah ada menghimpun 87-82 poin.
Sedangkan Kunlavut Vitidsarn mengakumulasi 108-100. Hasil ini menyebabkan pebulu tangkis Thailand menempati tempat kedua, sementara Jonatan mengekor di tempat urutan ketiga.
Lantas, bagaimana rekam jejak Jonatan selama menghadapi Kunlavut Vitidsarn?
Ini merupakan konferensi kedua Jonatan vs Kunlavut Vitidsarn. Dalam pertemuan terakhir dalam All England 2024, Jojo menang melalui pertarungan sengit rubber game 21-19, 18-21, kemudian 21-13.
Jika mengacu pada statistik pertemuan, Jonatan belum terkalahkan melawan Kunlavut Vitidsarn. Sehingga tak berlebihan apabila Jonatan di area melawan kertas tambahan diunggulkan ketimbang pebulu tangkis peringkat tiga dunia tersebut.
Apalagi pada sembilan rapat terakhir, Jojo telah menghimpun enam kemenangan serta tiga kali menelan kekalahan melawan Kunlavut Vitidsarn. “Besok pertandingan hidup berakhir melawan Kunlavut (Vitidsarn), saya mau berupaya semaksimal mungkin,” tutur Jonatan.
“Nanti waktu malam akan lihat video pertemuan terakhir dan juga dua pertandingan Kunlavut di tempat sini,” tambah pemain berusia 27 tahun tersebut.
Meski pada berhadapan dengan kertas lebih lanjut diunggulkan, namun Jonatan tak mau jemawa. Dia masih mewaspadai pukulan-pukulan Vitidsarn yang digunakan menyulitkan. Ini adalah akan menjadi senjata berbahaya yang tersebut dimiliki Vitidsarn di area laga esok hari.
“Saya harus mewaspadai pukulan yang dimaksud matang, halus kemudian menyulitkan,” imbuhnya.






